Tokoh Agama & Cendekia Sesalkan Parpol Tolak Hasil Pemilu
Minggu, 11 Apr 2004 22:07 WIB
Jakarta - Para tokoh agama, cendekiawan dan pemuda yang tergabung dalam Eksponen Bangsa menyesalkan sikap para parpol yang menolak hasil Pemilu.Mereka berkumpul di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah jalan Kramat Raya Jakarta Pusat, Minggu (11/4/2004).Tampak hadir antara lain Wakil Ketua PP Muhammadiyah yang juga sekjen MUI Dien Syamsuddin, tokoh agama Katolik Teho Bela, Bonar Simangunsong dari Protestan, Dharmabalo dari Buddha, Wawan Kurniawan dari Konghuchu, pengamat politik UI Fachri Ali, Rektor UIN Jakarta Azyumardi Azra, dan budayawan Imam B Prasodjo.Kelompok yang menamakan diri Eksponen Bangsa ini membahas pernyataan sikap beberapa tokoh politik dari parpol peserta Pemilu 2004 yang menolak hasil Pemilu dan meminta Pemilu diulang.CemasAzyumardi Azra mengaku merasa cemas dengan pernyataan para pimpinan parpol kemarin yang menolak hasil Pemilu dan meminta Pemilu ulang. Bahkan ada juga yang mengatakan negara dalam keadaan darurat."Saya kira ini merupakan suatu hal yang mengejutkan dan bisa menciptakan keresahan di masyarakat, serta dapat menciptakan kekacauan dan kerusuhan bangsa," katanya.Sementara Fachri Ali mengingatkan kalau proses pengorganisasian Pemilu yang bersifat masif dan raksasa merupakan keberhasilan rakyat."Kami agak heran kepada segelintir elit yang tiba-tiba mementahkan proses yang sedang berlangsung ini. Padahal keberhasilannya disebabkan pengorbanan rakyat Indonesia," ujarnya.Eksponen Bangsa dalam pernyataannya juga mendesak KPU memperbaiki secara menyeluruh kinerjanya. Khususnya dalam proses perhitungan suara dan memperbaiki sistem tabulasi perhitungan suara yang menggunakan teknologi informatika (TI).
(sss/)











































