Demikian tutur Bima Arya, executive director Charta Politica, di dalam surat elektroniknya yang detikcom terima, Senin (4/12/2009). "Pemikiran Gus Dur juga telah menjadi βarusβ tersendiri dalam kehidupan demokratisasi dan pluralisme di Indonesia," tegas dia.
Di luar konsistensi pemikiran dan tindakannya dalam hal demokrasi dan pluralisme, Bima menilai Gus Dur juga merupakan tokoh multitalenta yang berjasa. Pemikirannya sebagai seorang budayawan, intelektual, politisi, terutama kebijakannya semasa menjabat Presiden ke-4 RI telah membawa arah positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dilihat sebagai seorang newsmaker , Gus Dur juga sangat layak. Kritik pedas ala Gus Gur berbunyi 'DPR seperti anak TK' mendapatkan paparan media massa yang sedemikian besarnya karena secara tepat mengolok-olok fenomena politik pada saat itu.
"Gaya komunikasi Gus Dur yang spontan dan lugas membawanya menjadi newsmaker di media massa baik di masa orde baru maupun reformasi," papar Bima.
Penghargaan Lifetime Achievement Award bagi Gus Dur disampaikan pukul 19.00 WIB, Senin (4/12/2009). Acara bertajuk "Charta Politika Award" yang digelar di Hotel Nikko, Jl. MH Thamrin, Jakarta.
Ada lima tokoh pemuka opini lain yang juga dinilai paling berpengaruh sepanjang tahun 2009. Meraka dibagi dalam kategori: lembaga negara, menteri, partai politik (koalisi & oposisi), serta kalangan LSM atau Pengamat. (lh/mad)











































