Pedagang Sayuran dan Buah di Padang Protes Dipindahkan

Pedagang Sayuran dan Buah di Padang Protes Dipindahkan

- detikNews
Minggu, 11 Apr 2004 14:35 WIB
Padang - Sejumlah pedagang sayuran dan buah-buahan di kota Padang protes dan kecewa kepada Walikota Padang Fauzi Bahar. Pasalnya, mereka tergusur akibat penertiban 11 terminal bayangan di kota itu juga pengaktifan kawasan Terminal Regional Bingkuang (TRB) sekitar 15 Km dari pusat kota. Kebijakan Walikota Padang memindahkan pedagang sayur dan buah-buahan yang biasanya menggelar dagangan mereka di Pasar Raya Padang ke kawasan TRB, ini menyebabkan pedagang sayur dan buah-buahan kecewa. Kebijakan yang mulai berlaku Minggu (11/4/2004) itu bukanlah sebuah kebijakan yang populer. Buktinya, dari 9 pedagang sayur dan buah-buahan yang ditemui detikcom di kawasan TRB, Jl. By Pass Padang, Minggu (11/4/2004), semuanya menyatakan kecewa dengan kebijakan Pemko tersebut. "Jelas kami kecewa. Berjualan di Pasar Raya yang jelas-jelas ramai pengunjung saja kami sudah susah, apalagi berjualan di terminal selengang ini. Lagi pula, siapa yang mau susah-susah belanja sayur ketempat sejauh ini?" Ujar Nuraini, salah seorang pedagang sayur yang datang ke TRB meninjau tempat berjualan barunya. Bersama 8 orang temannya sesama penjual sayur, Nuraini sengaja tidak menggelardagangannya hari ini. "Kami tidak yakin akan ada pembeli. Kami datang hanya untuk melihat-lihat apakah hari ini kawan-kawan lainnya sudah mulai berdagang apa belum," terang Nuraini.Dari pantauan hingga pukul 12.00 WIB, belum satu pun pedagang sayur dan buah-buahan yang menggelar dagangannya di kawasan TRB. Sebagian besar dari mereka justru masih menempati tempat berjualan mereka di kawasan Pasar Raya, sekitar 15 meter dari Balai Kota Padang, Jl. Imam Bonjol. "Ya, mesti bagaimana lagi, lebih baik berhadapan dengan aparat dari pada tidak makan. Kalau nanti dipaksa, kita baru pindah," ujar Syafri, pedagang buah-buahan yang tetap menggelar dagangannya di Pasar Raya.Sebelumnya, Walikota Padang sudah memberi peringatan, mulai Minggu, (11/4/2004) seluruh pedagang sayur dan buah-buahan mesti pindah ke kawasan TRB. Sebagai kompensasinya, Pemko Padang sudah menganggarkan dana sebesar 50 juta rupiah yang diambil dari dana taktis Walikota Padang untuk membeli sayur dan buah-buahan pedagang yang tidak laku terjual. "Kawasan Pasar Raya semakin hari semakin semrawut sehingga perlu penataan. Kebijakan ini kita ambil untuk kebaikan pedagang itu sendiri dan masyarakat kota Padang secara umum, tidak ada maksud lain," demikian ujar Fauzi Bahar. (zal/)


Berita Terkait