"Kita masih lidik (menyelidiki) pelaku dan menyisir di sekitar TKP, ada nggak perkampungan. Masak ada batu di jalan tol," ujar Kapolres Purwakarta AKBP Hendro Pandowo kepada detikcom, Minggu (3/1/2010).
Hendro menuturkan, pihaknya sudah meminta keterangan dari korban perampokan, Rifky Effendy (42). Namun Rifky sendiri tak melihat wajah pelaku.
"Kita sudah mintai keterangan. Kita yang ke sana karena kondisinya belum bisa datang ke kantor. Kelihatannya pelaku lebih dari satu orang karena ada percakapan," jelasnya.
Hendro mengatakan, dari kesaksian Rifky, pada saat kejadian, memang kondisi di jalan tol sedang sepi. Tiba-tiba saja ada seseorang yang membacoknya.
"Ya dia turun terus membenarkan (memindahkan) batu besar itu. Kemudian tiba-tiba saja ada yang membacoknya," katanya.
(gus/nrl)










































