Informasi modus baru ini menyebar lewat fasilitas BlackBerry Messenger. Pesan berantai itu menjelaskan, perampokan gaya baru itu terjadi di jalan tol Cipularang pada 29 Desember 2009. Korban Rifky Effendy saat itu menyetir mobil sendirian. Saat melaju di KM 73 (Kabupaten Purwarkarta) pukul 23.00 WIB, tiba-tiba dia menabrak batu di tengah jalur paling kanan sehingga ban kiri depan mobilnya pecah.
Ketika sedang mengganti ban, korban diserang dari belakang oleh beberapa orang menggunakan golok. Akibat serangan tersebut kepala Rifky robek sepanjang 8 centimeter dan kuping kiri hampir putus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harap rekan-rekan harus lebih berhati-hati jika menemukan batu di tengah jalan pada saat di tol Cipularang!" demikian akhir pesan tersebut.
Kapolres AKBP Hendro Pandowo membenarkan kasus kriminalitas tersebut. "Kejadian itu memang benar ada perampokan di KM 73 sesaat setelah kendaraan menabrak batu," katanya.
Saat kendaraan berada di pinggir untuk ganti ban, ada yang membacok dan ambil barang korban. Namun belum pasti apah yang menaruh batu di jalan tol adalah pelaku pembacokan itu," ujar Hendro.
(nrl/anw)











































