70 Juta Suara, Antara 7 dan 10 April 2004

70 Juta Suara, Antara 7 dan 10 April 2004

- detikNews
Minggu, 11 Apr 2004 07:17 WIB
Jakarta - Masih ingat jumlah suara pemilu yang tiba-tiba melonjak menjadi 70 jutaan hingga bikin geger beberapa waktu lalu? Kala itu, Partai Golkar memimpin. Namun saat jumlah suara benar-benar menembus angka 70 juta, ganti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang teratas.Seperti diketahui, pada Rabu (7/4/2004) pagi, masyarakat sempat dihebohkan oleh melejitnya angka hasil penghitungan suara sementara di Pusat Tabulasi Pemilu Nasional (PTPN). Sebelumnya, perolehan suara berada pada kisaran angka 4 jutaan, namun tiba-tiba melesat ke angka 70 jutaan.Berikut rekap data yang sempat keluar pada tanggal 7 April 2004, pukul08.40 WIB:1. Partai Golkar (20) ---> 15,930,309 (22,6%)2. PDIP (18) 13,260,301 ---> (18,81%)3. PKB (15) --> 7,883,698 (11,18%)4. PPP (5) ---> 5,295,412 (7,51%)5. Partai Demokrat (9) 5,287,347 (7,5%)6. PKS (16) ---> 5,042,559 (7,15%)7. PAN (13) ---> 4,370,352 (6,2%)8. PBB (3) ---> 1,853,601 (2,63%)9. PBR (17) ---> 1,663,128 (2,35%)10. PKPB (14) ----> 1,513,303 (2,14%)11. PDS (19) ---> 1,117,254 (1,58%)12. Partai PDK (6) ---> 1,044,022 (1,48%)13. PKP Indonesia (10) ---> 839,643 (1,19%)14. PNBK (8) ---> 714,359 (1,01%)15. PNI Marhaenisme ---> (1) 591,317 (0,83%)16. Partai PP (21) ---> 583,636 (0,82%)17. Partai Merdeka (4) ---> 541,931 (0,76%)18. PPNUI (12) ---> 513,925 (0,72%)19. PSI (22) ---> 472,227 (0,67%)20. Partai PDI (11) ---> 446,475 (0,63%)21. Partai Pelopor (24) ---> 448,513 (0,63%)22. PPD (23) ---> 380,304 (0,53%)23. Partai PIB (7) ---> 370,884 (0,52%)24. PBSD (2) ---> 313,172 (0,44%)Total 70,477,672 (100%)Nah, ketika jumlah suara benar-benar menembus angka 70 jutaan pada Sabtu (10/4/2004) pukul 23.00 WIB, tidak banyak perubahan komposisi peringkat parpol. Pada 7 April lalu yang menjadi kampiun adalah Partai Golkar dengan 15.930.309 suara (22,6 persen). Kini, PDIP berada di tempat pertama dengan 14.471.768 suara (20,47 persen).Sedangkan untuk peringkat berikutnya tidak ada perubahan. Dari total 70,702,367 suara yang masuk, setelah PDIP dan Partai Golkar, posisi berikutnya ditempati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 9.165.432 suara (12,96 persen), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 5.879.913 suara (8,32 persen), Partai Demokrat 5.298.058 suara (7,49 persen), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4.923.252 suara (6,96 persen).Kemudian Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 4.502.005 suara (6,37 persen), Partai Bulan Bintang (PBB) 1.698.294 suara (2,40 persen), Partai Bintang Reformasi (PBR) 1.527.282 suara (2,16 persen), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) 1.495.939 suara (2,12 persen), Partai Damai Sejahtera (PDS) 1.038.599 suara (1,47 persen), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 754.931 suara (1,07 persen).Sementara partai-partai lainnya mengikuti di peringkat berikutnya dengan perolehan suara di bawah 1 persen berturut-turut yakni Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), PNI Marhaenisme, Partai Patriot Pancasila, Partai Merdeka, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), Partai Sarikat Indonesia (PSI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pelopor, Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) dan Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD) di posisi paling buncit.Terlepas dari adanya kesimpangsiuran informasi mengenai lonjakan suara tersebut, faktanya komposisi perolehan suara parpol tidak banyak berbeda dengan jumlah pada 7 April lalu. Namun pihak KPU sendiri membantah adanya unsur kesengajaan atas masuknya data "tak jelas" tersebut. (ani/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads