"Itu milik Norwegia dan berbendera Singapura," kata Jubir Deplu Teuku Faizasyah membatah pemberitaan media asing tersebut, saat dihubungi detikcom, Minggu (3/1/2010).
Namun demikian, Faizasyah membenarkan ada 17 awak warga negara Indonesia dalam kapal itu. "Benar ada awak Indonesia, semua dalam keadaan selamat," katanya.
Faizasyah mengatakan, pihak Deplu dalam hal ini KBRI Nairobi sudah mengambil langkah-langkah untuk pembebasan awak kapal. Namun, katanya, lewat kejadian yang sudah-sudah, negosiasi biasanya hanya dilakukan antara pemilik kapal dan pembajak.
"Namun kita dengan pemerintah Somalia akan terus memonitornya," ujarnya. (lrn/lrn)











































