"Investigasi saat insiden Hari Natal terus berlanjut. Dan kita mempelajari terus tentang tersangka. Kita teliti tersangka lebih lanjut. Dan tampaknya dia berafiliasi dengan Al Qaeda," tutur Obama.
Tudingan itu dikatakan Obama saat dirinya berlibur di Hawaii, seperti dilansir Reuters, Sabtu (2/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obama pun membuat beberapa kebijakan untuk menjaga keamanan negaranya, termasuk menarik pasukan dari Irak, menempatkan pasukan tambahan di Afghanistan dan mempererat hubungan dengan Yaman, di mana tersangka, Umar Farouk Abdulmutallab (23) menghabiskan waktu sebelum menyerang.
Presiden AS kulit hitam pertama itu pun menjadwalkan pertemuan antara pimpinan badan intelijen AS untuk mencegah pengeboman di pesawat.
Sebelumnya, Abdulmutallab mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines dalam perjalanan dari Amsterdam ke Detroit. Abdulmutallab menyembunyikan bahan peledak yang berjenis PETN di celana dalamnya.
Bahan peledak itu hanya menimbulkan sedikit kobaran api yang menyebabkan Umar Farouk terluka. Kepada penyidik, Umar Farouk kabarnya mengaku bahwa dirinya telah dilatih untuk misi peledakan itu oleh perakit bom Al Qaeda di Yaman.
(nwk/gah)











































