SBY Tinggalkan Ragunan, Perempatan Ragunan-TB Simatupang Dibuka

SBY Tinggalkan Ragunan, Perempatan Ragunan-TB Simatupang Dibuka

- detikNews
Jumat, 01 Jan 2010 16:53 WIB
SBY Tinggalkan Ragunan, Perempatan Ragunan-TB Simatupang Dibuka
Jakarta - Akses menuju Ragunan ditutup selama 1 jam. Akibatnya, lalu lintas lumpuh. Penutupan akses menuju Ragunan ini karena SBY akan meninggalkan Kebun Binatang Ragunan. Setelah SBY meninggalkan Ragunan, polisi membuka kembali perempatan Jalan Raya Ragunan-TB Simatupang.

Presiden SBY dan rombongan terlihat meninggalkan Jalan Raya Ragunan sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (1/1/2010). Mobil SBY dan rombongan belok kiri menuju TB Simatupang dan menuju Pondok Indah. SBY akan melayat mantan Menteri Keuangan Frans Seda yang disemayamkan di kediamannya di Pondok Indah.

Lumpuhnya lalu lintas di kawasan Ragunan ini gara-gara penutupan akses menuju Ragunan. Semua jalur yang menuju Ragunan macet parah. Antrean kendaraan sangat panjang. Tragisnya, penutupan jalur oleh polisi berlangsung lebih dari 1 jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga penutupan akses ini untuk mensterilkan jalan, karena SBY dan rombongan akan lewat. Seorang pengendara, Santoso, mengaku terjebak kemacetan di dekat perempatan Ragunan-TB Simatupang sekitar 2 jam.

"Saya sudah dua jam ini. Mobil saya gak bergerak sama sekali, karena akses ditutup dan dihentikan polisi," kata Santoso yang membawa keluarganya untuk bertamasya ke Kebun Ragunan. Santoso tidak sendiri. Dia berombongan dengan 6 mobil lainnya datang dari Bekasi.

Santoso terancam tidak bisa merealisasikan niatnya ke Kebun Binatang Ragunan, karena tempat wisata itu ditutup pukul 17.00 WIB. Sedangkan hingga pukul 16.40 WIB, dia masih terjebak macet di sekitar perempatan Ragunan-Simatupang.

Setelah SBY dan rombongan lewat, polisi membuka lalu lintas kendaraan di perempatan Ragunan-Simatupang. Begitu dibuka, mobil dan motor saling serobot. Akibatnya kemacetan tetap saja terjadi.

Para pengunjung Kebun Binatang Ragunan yang memilih berjalan kaki saat pulang juga menambah kemacetan lalu lintas. Mereka memenuji jalan raya, karena trotoar yang ada tidak mencukupi. Hingga berita ini diturunkan, kemacetan parah masih terjadi, terutama arus kendaraan yang datang dari arah Ragunan.

(asy/ape)


Berita Terkait