Kisah horor ini terjadi Kamis (31/12/2009) sekitar pukul 10.00 di saat Mal Sello sedang padat pengunjung. Masyarakat memadati mal ini untuk berbelanja menjelang merayakan pergantian tahun.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mendapat identitas pelakunya. Sang pelaku bernama Ibrahim Shkupolli, seorang pria Kosovo. Seperti diberitakan AFP, hingga saat ini polisi masih terus memburu Shkupolli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saksi mata menyatakan amukan tembakan itu membuat panik sekitar 4.000 pengunjung mal. Para pengunjung kemudian panik dan beramai-ramai menuju pintu keluar setelah terdengar alarm.
"Semua orang panik. Mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi dan mereka tampak menangis histeris," kata saksi mata di mal yang merupakan salah satu mal terbesar di Finlandia itu.
Pemerintah Serbia sudah mengkonfirmasi bahwa Shkupolli merupakan seorang Kosovo keturunan Albania. Namun, keberadaan Shkupolli tak diketahui polisi setempat. PM Kosovo Hashim Thaci sudah mengirimkan pernyataan dyka kepada PM Finlandia Matti Vanhanen atas kejadian ini.
Dalam penyelidikannya, polisi akhir mendapatkan bukti bahwa Shkupolli menggunakan pistol berkaliber 9 mm. Polisi sudah menyebarkan foto Shkupolli ke publik. Masyakarat diminta segera lapor polisi bila melihat Shkupolli. Belum diketahui secara persis motif Shkupolli mengamuk dan menembak mantan pacarnya itu.
(asy/ape)











































