bangunan toilet di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat. Nama-nama tersangka akan ditetapkan pekan depan.
"Calon (tersangka) sudah ada. Setelah Tahun Baru kita beri tahu," kata Kepala Satuan Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Daniel Bolly Tifaona saat dihubungi wartawan, Kamis (31/12/2009).
Bolly menegaskan, jumlah tersangka dalam kasus tersebut kemungkinan lebih dari satu orang. "Pasti ada tersangka, bisa lebih dari satu orang," tuturnya.
Bolly membantah pihaknya lambat dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, penyidik tidak ingin salah dalam menetapkan status tersangka.
"Dari saksi-saksi yang sudah kita periksa, kita urut satu persatu peran dan tugasnya masing-masing sehingga penentuan tersangka tidak salah. Bukan berarti kita lambat," jelasnya.
Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan barang bukti dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). "Kita tunggu dulu hasil dari Puslabfor," ujarnya.
Peristiwa robohnya bangunan toilet di pusat grosir Metro tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (23/12) menelan korban jiwa sedikitnya 14 orang. 12 Orang lainnya mengalami luka berat.
(mei/nik)










































