Miranda yang terbalut baju batik warna coklat, blazer warna coklat muda dan selendang, tiba di rumah duka, Jalan Metro Kencana V, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (31/12/2009) sekitar pukul 15.35 WIB.
"Pak Frans itu guru saya. Sampai saat beliau sakit, kami terus menjaga hubungan baik. Bahkan saat beliau sakit, beliau selalu mengikuti perkembangan Indonesia dari waktu ke waktu," kata Miranda.
Miranda mengaku Frans selalu menasihatinya. "Saat saya di BI pun beliau selalu menasihati saya. Beliau selalu menjaga konsistensi dalam setiap pandangan dan kebijakannya. Beliau selalu mengingatkan tidak ada kebebasan yang tidak dibatasi. BI harus independen dengan aturan yang jelas," papar dia.
Selain Miranda, Menbudpar Jero Wacik juga datang mengucapkan belasungkawa. Jero Wacik tiba dengan menumpang mobil dinas baru Crown Royal Saloon RI 34.
(aan/iy)











































