"Atas nama negara dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi, jiwa raga dan jasa almarhum KH Abdurrahman Wahid. Jabatan, Presiden RI keempat. Putra dari KH Wahid Hasyim," kata SBY dalam pidato pemakaman kenegaraan di Ponpes Tebu Ireng, Jombang, Jakarta, Kamis (31/12/2009).
Tepat pukul 13.30 WIB, jenazah diusung ke liang lahat. Pekik takbir dan tahlil menyambut saat peti jenazah Gus Dur diusung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara isak tangis terdengar dari berbagai sudut pesantren. Para santri larut dalam doa sambil menangis.
(fay/nrl)











































