Suara Turun, PPP Maluku Pasrah
Kamis, 08 Apr 2004 23:38 WIB
Ambon - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maluku mengaku pasrah jika nanti partainya tidak masuk dalam lima besar. Pihaknya telah menyadari jika kemungkinan suara PPP turun dan siap melakukan evaluasi."Mau bagaimana lagi kalau hasil akhirnya sudah begitu. Meskipun ini baru perhitungan suara sementara tapi pada prinsipnya kita telah siap menerima kekalahan politik," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPW) PPP Provinsi Maluku Hi. Muhammad Taher Laitupa kepada detikcom, Kamis (08/04/04)di gedung DPRD Maluku Kawasan Karang Panjang Ambon,Laitupa mengakui, salah satu faktor menurunnya perolehan suara PPP dalam pemilu kali ini, disebabkan karena banyak partai baru berbasis agama yang muncul. "Mungkin saja mereka (parta-Partai Islam) memiliki strategi dan sosialisasi partai yang mantap sehingga mampu memperoleh suara yang signifikan. Kami tidak mempersalahkan siapa-siapa baik intern maupun eksternal partai, apakah strategi maupun sosialisasi dan kondolidasi yang kurang mantap," ujarnya.Sementara itu, Ketua DPC PPP Kota Ambon Syarief Hadler mengakui, perolehan suara PPP pada pemilu 5 April 2004 mengalami penurunan yang sangat drastis jika dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. "Ini kenyataan yang dihadapi PPP. Sudah saatnya PPP segera melakukan evaluasi terkait proses politik pada pemilu 2004 baik menyangkut figur, program dan hal-hal lain yang mampu menarik simpatik rakyat," katanya.Syarif yang juga Wakil Walikota Ambon mengakui, kendati perolehan suara baru sementara, tetapi dari berbagai data yang diterima di sejumlah TPS, pihaknya mengakui bahwa untuk wilayah muslim, perolehan suara PKS melejit cukup tinggi dan sangat signifikan, sementara suara untuk PPP anjlok. "Kami tidak tahu apa pertimbangan rakyat untuk memilih ke PKS. Namun, ini sebuah kenyataan politik yang harus diterima," katanya.Sementara itu, hasil sementara perolehan suara untuk Kota Ambon di KPUD, PKS mengantongi 3.142 suara untuk DPR-RI, 3.127 untuk DPRD Provinsi dan 3.152 suara untuk DPRD Kota. Sedangkan, PPP tertinggal jauh untuk DPR-RI hanya meraup 1.706 suara, DPRD Provinsi 1.629 suara dan DPRD Kota 1.700 suara.Lain halnya dengan Partai Damai Sejahtera (PDS), mampu meraih suara gemilang dengan suara untuk DPR-RI sebanyak 8.966 suara, DPRD Provinsi 4.455 suara dan DPRD Kota 4.019 suara."Kalau suara PDS tentu hanya memiliki basis di pemilih kristen. Namun, bagi partai-partai yang berasas Islam terpaksa harus membagi suara pemilihnya di wilayah Islam," ujar Syarif Hadler. Â Â Â Â
(jon/)











































