16 Parpol di Prabumulih Minta Pemilu Ulang
Kamis, 08 Apr 2004 21:32 WIB
Palembang - Sebanyak 16 partai politik di Prabumulih, Sumatera Selatan mendesak KPU mengadakan pemilu ulang. Alasannya, penyelenggaraan pemilu di Prabumulih tidak fair, dengan ditemukannya banyak kecurangan pemilu seperti money politic. "Kami menemukan banyak kecurangan pemilu, datanya sudah kami serahkan ke Panwaslu Prabumulih. Kami mendesak KPU melaksanakan pemilu ulang di sana," kata juru bicara 16 partai Prabumulih, Sumatera Selatan, Eddy Riyanto usai bertemu KPU Sulawesi Selatan malam ini (8/4/2004).Menurut Eddy, selain menutut pemilu ulang, mereka juga menolak hasil penungutan suara 5 April lalu. "Jika hasil pemilu di Prabumulih tetap diterima, artinya secara nasional penyengaran pemilu 2004 gagal," tambahnya. Mendapat laporan dan pengaduan partai-partai, KPU Sumsel mengaku akan menindaklanjuti. "Kami akan merapatkan laporan parpol-parpol tadi. Kami akan mempajari apa yang telah mereka adukan," kata Ketua KPU Sumsel Maramis.Terhadap sikap KPU Sumsel yang masih akan membahas dalam rapat KPU di lain hari, Eddy Riyanto mengaku kecewa, sebab dalam pertemuan tersebut mereka menuntut agar KPU Sumsel turun ke Prabumulih, sebab panwaslu Prabumulih tidak menindaklanjuti apa yang mereka adukan.Enam belas parpol yang meminta pemilu ulang tersebut adalah PIB, Partai Pelopor, PKPB, Partai Patriot Pancasila, PDK, PNI Marhaen, PBSD, Partai Merdeka, PDS, PKPI, PPD, PNUI, PSI, PPDI, dan PBR.
(jon/)











































