Selain PKB dan PPP yang sudah resmi mengusulkan gelar pahlawan tersebut, dukungan juga muncul di jejaring sosial Facebook. Sebuah akun grup berjudul ‘Dukung Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Menjadi Pahlawan Nasional’ muncul tak lama setelah Gus Dur menghembuskan nafas terakhir.
Akun itu dibuat pada hari Rabu (30/12/2009) malam, hanya beberapa jam setelah Gus Dur tutup usia. Inisiator akun tersebut antara lain PMII Cabang Sleman. Hingga Kamis (31/11/2009) pukul 08.30 WIB saat jenazah Gus Dur diterbangkan dari Jakarta menuju Jombang, akun tersebut beranggotakan sekitar 150 orang.
"Menilik sejenak ke belakang, tidak sedikit jasa dan kiprah beliau terhadap peradaban bangsa dan dunia. Tokoh humanisme ini mampu mempersatukan beraneka ragam kemajemukan dan perbedaan yang ada. Walhasil, kedamaian pun tercipta, kelompok-kelompok minoritas dan marginal dapat merasa tenteram," demikian tertulis dalam akun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(yid/nrl)










































