Jelang Jumat Agung, Umat Kristen Kebaktian di Gereja
Kamis, 08 Apr 2004 18:35 WIB
Jakarta -
Menjelang peringatan wafat Yesus Kristus pada Jumat Agung yang tahun ini jatuh pada 9 April 2004, umat Kristen malam ini kebaktian di gereja.Ibadah diselenggarakan dengan menaikkan puji-pujian berupa lagu rohani dan memanjatkan doa. Kebanyakan gereja memulai ibadah secara bervariasi sekitar pukul 17.00 WIB dan 19.00 WIB, Kamis (8/4/2004).Tema ibadah di sejumlah gereja berpangkal pada perenungan tentang perjalanan Yesus Kristus hingga akhirnya menuju kematian di kayu salib.Prosesi menuju Jumat Agung sebenarnya sudah dilakukan umat Kristen sekitar 4 minggu sebelumnya yang dinamakan sebagai Minggu Suci Pra Paskah atau biasa disebut Minggu Sengsara.Bagi umat Katolik, mereka melakukan Rabu Abu. Di kening mereka dioleskan abu, sebagai peringatan kalau setiap umat manusia berasal dari abu dan akan kembali menjadi abu. Umat Katolik menjalani masa berpantang makan garam dan daging merah, serta berpuasa setiap hari Jumat.Kemudian pada hari Kamis ini, umat Katolik memasuki Kamis Putih. Mereka melakukan pengakuan dosa ke gereja. Sedangkan prosesi umat Protestan lebih sederhana. Mereka melakukan ibadah dua hari berturut-turut menjelang Jumat Agung, yakni pada Rabu dan Kamis malam.Jumat AgungPada peringatan Jumat Agung besok, gereja-gereja di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, akan menyelenggarakan Perjamuan Kudus dalam kebaktian maupun misa. Beberapa gereja juga akan melakukan prosesi Jalan Salib, yang mengadaptasi perjalanan Yesus memanggul salib.Pada Perjamuan Kudus, warga gereja yang telah dewasa, yakni yang sudah mengikuti katekisasi (pengukuhan iman dan mengaku percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan) akan makan satu potong kecil roti sebagai simbol dari tubuh Yesus dan minum satu sloki kecil anggur sebagai simbol dari darah Yesus. Keduanya merupakan lambang penderitaan.PaskahPuncak prosesi akan berlangsung pada Minggu 11 April 2004. Umat Kristen merayakan Paskah, yakni kebangkitan Yesus dari kematian.Perayaan ini ditandai dengan kunjungan ke sejumlah pemakaman pada hari Minggu sebelum subuh, sebagai simbol kuburan Yesus yang telah kosong. Setelah itu kembali beribadah di gereja.Tak lupa, tradisi turun temurun mencari Telur Paskah akan digelar gereja, baik yang mengambil lokasi di pekarangan gereja, maupun dengan berdarmawisata. Perlombaan membuat Telur Paskah paling menarik juga akan digelar. Di luar negeri, perayaan Paskah biasanya dimeriahkan dengan menggelar karnaval di jalanan.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































