Doa bersama digelar di pelataran parkir kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunungjati, Jalan AH Nasution, Bandung, Rabu (30/12/2009) dari pukul 21.00-22.00 WIB. Hadir dalam doa bersama ini sekitar 100 mahasiswa dan juga pejabat kampus.
"Sepak terjang beliau sebagai guru besar bangsa yang senantiasa membela kaum
lemah dan kaum yang dimarjinalkan," kata Ketua Pengurus Cabang PMII Kota Bandung Aa Abdul Razak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
dalam membuka gerbang demokrasi," imbuh dia.
HMI MPO Berduka
Sementara itu, segenap pengurus PB HMI MPO mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Gus Dur. Menurut Ketua Umum PB HMI MPO Muhamamad Chozin Amirullah, Gus Dur dikenal sebagai tokoh nasional dan tokoh agama yang diterima oleh semua kalangan agama, suku dan etnis.
Gus Dur juga merupakan tokoh yang selalu kontroversial karena pemikiran-pemikirannya yang tidak lazim. Walaupun begitu, sosok Gus Dur mampu membangun proses demokrasi dan pluralisme di Indonesia.
(ahy/asy)











































