Pantauan detikcom, Rabu (30/12/2009) malam, mereka menggelar doa bersama dengan duduk lesehan dan menyalakan lilin serta dupa. Sebelum dilakukan doa bersama, beberapa perwakilan aktivis menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Gus Dur yang selama ini dianggap berjasa dalam mendukung gerakan pluralisme keberagamaan di Indonesia.
Setelah pembacaan ucapan bela sungkawa, saat ini masih dilakukan doa bersama. Ada bendera merah putih setengah tiang di sekitar lokasi tersebut. Aparat kepolisian tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi.
Sementara itu di tempat yang terpisah, tepatnya di Taman Budaya Yogyakarta, puluhan seniman Yogyakarta yang mengikuti Bienalle Jogja X 2009 melukis bersama secara spontan wajah Gus Dur. Melukis bersama ini diungkapkan sebagai rasa duka cita atas meninggalnya mantan Presiden RI tersebut.
(anw/anw)










































