"Sosok Gus Dur adalah orang yang membuka pintu atas sekat untuk warga negara keturunan Tinghoa untuk menjalankan agamanya sesuai keyakinannya," kata Adnan Buyung Nasution memberi salah satu contoh buah perjuangan Gus Dur.
Hal itu ia katakan di rumah duka, Ciganjur, Jaksel, Rabu (30/12/2009). Gus Dur, kata Buyung, juga sosok yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.
"Termasuk hak setiap warga untuk bisa hidup berdampingan dan terlepas dari apa pun suku, agama, atau pun ras, tanpa memandang kedudukannya," kenang Buyung.
Ia mengaku terakhir kali bertemu Gus Dur saat menghadiri pernikahan anaknya, Yenny Wahid 15 Oktober lalu.
(lrn/fay)










































