10 Orang di antaranya bahkan mengejar mobil jenazah hingga keluar gerbang RSCM. Salah satunya, Ustad Misbah.
"Gus Dur guru kami. Gus Dur guru bangsa kami! Selamat jalan Kiai, selamat jalan guruku," lontar Ustad Misbah dari Tanjung Priok sambil mengangkat tangan ke atas di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2009).
"Saya sedih kiai itu sekarang sudah pergi. Dia sudah meninggalkan kita. Dia bukan hanya guru NU, tapi guru bangsa," tutur Misbah yang memakai sarung hitam, sorban hijau dan jas hitam itu kepada detikcom .
(nwk/gah)










































