Sebelumnya, sekitar 500 orang sudah menunggu di lobi RSCM, Rabu (30/12/2009). Saat jenazah Gus Dur dibawa ke luar melawati lobi, para pelayat langsung bereaksi.
Akibat semua orang ingin melihat keranda Gus Dur, aksi dorong mendorong pun tak terhindarkan, dan akhirnya sebuah pintu jebol. Ketua Mahkamah Agung, Harifin Tumpa, juga sempat tersudut di pintu.
Tahlil pun terus dikumandangkan sampai jenazah Gus Dur dimasukkan ke dalam mobil jenazah. Pukul 21.10 WIB, mobil jenazah meniggalkan RSCM menuju rumah duka di Ciganjur, Jakarta Selatan.
(lrn/gah)











































