"Kami atas nama DPP PKB dan warga nahdliyin sangat kehilangan beliau. Kami minta kepada pemerintah untuk memberikan gelar pahlawan nasional dalam bidang demokrasi, pluralisme dan pejuang HAM kepada Gus Dur," kata Ketua DPP PKB Marwan Jafar kepada detikcom, Rabu (30/12/2009).
Menurut Marwan, Gus Dur adalah pemersatu Indonesia yang tak hanya disegani di level nasional, tetapi juga internasional. Gus Dur terbukti telah mampu memimpin NU dengan baik dan menjadi ketua dewan Syuro PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usulan Gus Dur mejadi pahlawan nasional juga disampaikan oleh DPP PPP. Melalui Wakil Sekjen DPP PPP M Romahurmuzy, PPP secara resmi mengusulkan kepada pemerintah agar Gus Dur dianugerahi gelar pahlawan nasional.
"DPP PPP menyatakan turut berduka cita atas wafatnya bapak bangsa KH Abdurrahman Wahid di RSCM. PPP mengusulkan kepada pemerintah untuk memberikan gelar pahlawan nasional atas peran Gus Dur yang luar biasa dalam membangun fondasi masyarakat sipil," kata Romy kepada detikcom melalui pesan SMS.
Romy yang juga menjabat Sekretaris FPPP ini menilai Gus Dur tokoh yang tak pernah takut memperjuangkan HAM, pluralisme dan demokrasi. Karena itu, sebagai bangsa yang tahu rasa terimakasih, PPP meminta pemerintah segera menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional.
"Peran Gus Dur yang luar biasa dalam membangun fondasi masyarakat sipil, toleransi, kehidupan beragama, multikulturalisme dan perdamaian abadi atas dasar humanisme universal," pungkasnya.
(yid/asy)











































