"Kita kehilangan Gus Dur, seorang maha guru bangsa yang dihormati dunia. Ia simbol perdamaian antar suku dan agama. Ia juga berjasa besar dalam penegakkan HAM dan perjuangan keadilan," jelas Koordinator Kontras Usman Hamid dalam siaran pers yang diterima, Rabu (30/12/2009).
Gus Dur secara terbuka memberikan dukungan bagi korban-korban yang diteror atau berhadapan korban pelanggaran HAM, termasuk dalam kasus Munir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/yid)











































