"Kenapa tiga kali ia dihadapkan dengan saya? Jangan-jangan ini diskenariokan untuk memancing emosi saya, supaya isu isi buku ini dialihkan ke isu pemukulan," ujar George dalam jumpa pers di Doekoen Coffee, Jl Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2009).
George merasa ada kesengajaan karena dirinya berhadapan dengan Ramadhan Pohan sampai tiga kali dalam forum diskusi. Dikatakan dia, konfrontasi dengan Ramadhan Pohan kali ini adalah yang ketiga kalinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut George, Ramadhan justru berhalusinasi saat menuduh dirinya menulis kebohongan dalam bukunya. George berpendapat, Ramadhan berhalusinasi bahwa aliran dana sebesar Rp 150 miliar dari Bank Century mengalir ke mantan Pemred Jurnas tersebut.
"Padahal saya tidak pernah mengatakan itu. Saya menulis Jurnas mendapat aliran dana dari Budi Sampoerna, bukan Century," ujar akademisi ini meluruskan.
George bahkan mengatakan bahwa dirinya telah beberapa kali menanyakan kepada Ramadhan perihal tersebut, tapi Ramadhan tidak pernah menjawab.
"Tidak pernah saya katakan dari Century. Jurnas kan didirikan tahun 2006, Bank Century baru heboh itu sekitar 2008-2009," tutupnya.
(nvc/nrl)











































