Peringatan perjalanan ini diumumkan di tengah meningkatnya kekhawatiran akan keamanan di AS menyusul insiden percobaan peledakan pesawat Northwest Airlines pada 25 Desember lalu.
Departemen Luar Negeri (Deplu) AS dalam travel alert terbarunya, menyampaikan adanya ancaman keamanan terus-menerus di India.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para teroris dan simpatisan mereka telah menunjukkan kesediaan dan kemampuan mereka untuk menyerang target-target di mana warga Amerika atau Barat diketahui berkumpul atau berkunjung," demikian pernyataan Deplu AS yang bertanggal 28 Desember.
Sebelumnya pada 9 Desember lalu, Deplu AS telah mengingatkan para wisatawan mengenai kemungkinan peristiwa kekerasan di wilayah konflik Andhra Pradesh, India. Namun saat itu tidak disebutkan adanya laporan bahwa kelompok-kelompok teroris mungkin merencanakan serangan.
(ita/iy)










































