"Kita ada info dari Pemda DKI Jakarta, katanya hari ini mau melakukan pembongkaran, jadi kita buka police line-nya," kata Kepala Satuan Keamanan Negara, AKBP Daniel Bolly Tifaona saat dihubungi wartawan, Rabu (30/12/2009).
Bolly mengatakan, polisi juga telah mengumpulkan barang bukti dari TKP. Sejumlah barang bukti seperti besi pengait sudah diambil polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mengimbau agar pihak pengelola menunda pembangunan toilet untuk sementara waktu. "Tunggu hingga penyidikan selesai," jelasnya.
Lebih jauh Bolly mengatakan pembongkaran di lokasi dihadiri oleh unsur Muspika Jakarta Pusat. "Mereka akan membersihkan puing-puing bangunan dan membongkar bangunan yang tidak kokoh," tandasnya.
Peristiwa robohnya bangunan di pusat grosir Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (23/12) lalu menewaskan sedikitnya 4 orang. Selain itu, 12 orang mengalami luka-luka.
(mei/rdf)











































