Mega: Stop Mengolok-olok KPU!
Kamis, 08 Apr 2004 12:15 WIB
Jakarta -
Untuk pertama kalinya sepanjang penyelenggaraan tahapan Pemilu 2004, Megawati memberikan statement press di hadapan wartawan di Istana Negara, Jl.Medan Merdeka Utara, Jakpus, Kamis (8/3/2004).Pernyataan untuk pers itu dikeluarkan berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu yang penuh kritik. Intinya, Mega mengimbau agar KPU sebagai penyelenggara pemilu tak terus diolok-olok.Menurut Mega yang dalam pidatonya mengenakan pakaian warna merah itu, apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan pemilu, adalah hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan."Sebagai upaya pembangunan sistem, kita telah berada di jalur yang tepat. Adanya kekurangan adalah hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan. Kita memang baru memulainya. Dan karena itu, tidak perlu terus-menerus mengolok-oloknya, karena akhirnya, hanya mematahkan semangat kita sendiri," ungkap Mega. Tidak ada tanya jawab dalam kegiatan itu."Saya juga minta saudara-saudara tetap bersikap tenang dan sabar dalam menunggu hasil akhir pemilu. Biarkanlah semua itu berjalan apa adanya. Karena kehendak rakyatnyalah yang sebenarnya akan menentukan. Kita patut bangga dapat melaksanakan semua dengan cara-cara yang damai dan demokratis," lanjut ketum PDIP ini."Saya juga bersyukur pemilu juga dibarengi oleh kepercayaan masyarakat asing di Indonesia. Mereka tidak meninggalkan Indonesia dan tetap melaksanakan kegiatan sehari-hari tanpa risau atau cemas terhadap dugaan atau isu-isu tentang timbulnya huru-hara atau kekacauan lainnya," demikian isi pidato Mega.Setelah berpidato, Mega memimpin rapat kabinet membahas pemilu dan gas.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































