Menurut salah satu penjual buku yang biasa mangkal di DPR, Maulana, kiosnya sampai kehabisan dagangan buku tersebut lantaran cuma mendapatkan stok terbatas.
"Iya kemarin Senin dikirim 10 buah. Tapi langsung dibeli saat itu habis," kata Maulana kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/12/2009).
Para pembeli buku itu, menurut Firman sebagian besar adalah anggota dewan. Tapi ada juga karyawan DPR. Mereka rata-rata membeli lebih dari satu buah. "Yang beli salah satunya Tantowi Yahya," kata pria yang biasa jualan buku dan koran di Gedung Nusantara 3 DPR ini.
'Membongkar Gurita Cikeas' menjadi kontroversi karena menguliti 'borok' Cikeas. Buku mengungkap bisnis keluarga Presiden SBY dan dugaan aliran dana dari Bank Century.
(anw/iy)











































