KPU Tepis Pemilu Susulan akan Dimanfaatkan Parpol

KPU Tepis Pemilu Susulan akan Dimanfaatkan Parpol

- detikNews
Kamis, 08 Apr 2004 00:02 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara tegas menepis kemungkinan dimanfaatkannya kegiatan pemungutan suara susulan/lanjutan oleh partai politik untuk mendongkrak perolehan suara nasionalnya. Sebab hanya ada 0,2 persen dari 585.218 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak dapat menggelar pemilihan umum serentak pada 5 April lalu. "Tidak mungkin hasil 1176 TPS buah itu bisa mendongkrak perolehan suara nasional secara drastis," kata Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin kepada wartawan di Pusat Tabulasi Nasional, Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (7/4/2004) malam. Ia juga menolak faktor efek psikologis dari pemungutan suara susulan/lanjutan yang sering dilontarkan oleh pengamat. Yaitu pemilih di TPS bersangkutan, cenderung akan leboh memilih parpol yang telah memperoleh suara terbanyak."Pemilih yang rasional tentu tidak akan midah begitu saja mengubah pilihannya, dari satu parpol ke parpol lainnya dengan alasan demikian", jawabnya.Lebih lanjut ia menambahkan bahwa pemungutan suara susulan/lanjutan di sejumlah TPS di 30 propinsi telah selesai dilaksanakan. Hanya ada 5 TPS di Papua dan Irian Jaya Barat yang belum tuntas prosesnya akibat belum tersedianya logistik di sana.Kendala serupa juga terjadi di di Padang. Dua TPS khusus untuk rumah sakit, sama sekali belum dapat menggelar pemungutan suara dengan alasan kehabisan surat suara. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads