KPU Yogya Akui Proses Perhitungan Suara Lamban

KPU Yogya Akui Proses Perhitungan Suara Lamban

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2004 22:14 WIB
Yogyakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta mengakui sampai Rabu (7/4/2004) ini proses penghitungan suara masih berjalan lamban sehingga hasilnya belum bisa diakses masyarakat secara keseluruhan. Kelambanan itu terjadi akibat rumitnya proses penghitungan suara pemilu sekarang ini.KPPS sendiri selain harus mengisi formulir C1, yang memuat berita acara dan sertifikasi hasil perhitungan suara di masing-masing TPS untuk surat suara DPRD kabupaten/kota, DPRD Propinsi, DPR RI dan DPD. KPPS juga harus mengisi lembar C1-TI-KPU atau lembar untuk pengisian perolehan suara partai politik dan caleg parpol di tingkat PPS. Selanjutnya data tersebut masih harus dikirimkan ke kecamatan atau ke PPK."Sampai kini kita baru menyelesaikan sekitar 35 persen penghitungan suara. Dari 45 kelurahan yang ada, sekitar 25 kelurahan yang belum memasukkan data," kata Ketua Divisi Hukum dan Hubungan Antar Lembaga KPU Kota Yogyakarta Nasrullah kepada wartawan di Balaikota Timoho Yogyakarta, Rabu (7/4/2004).Nasrullah juga mengakui kerumitan itu terjadi karena proses perhitungan suara di TPS/PPS bukan hanya perolehan suara untuk parpol saja. Namun juga harus menghitung perolehan suara masing-masing calon legislatif (caleg). Pengisian formulir sendiri membutuhkan waktu yang lama. Untuk mengisi formulir C1 dan C lainnya saja mungkin bisa sampai jam 12 malam setelah pemungutan suara. "Semua itu masih harus ditambah lagi untuk mengisi C1 TI bisa sampai subuh eperti yang terjadi pada hari Selasa kemarin," katanya.Sebelumnya KPU Kota Yogyakarta sudah menolak menggunakan formulir yang bertujuan untuk entry data ke komputer tersebut. Hanya saja, usulan itu ditolak oleh KPU Pusat. "Bahkan untuk entry ke komputer pun juga berjalan lambat sehingga sempat mengecewakan masyarakat yang ingin melihat hasilnya. Tapi kita mentergetkan malam ini bisa selesai 50 persen, sehingga tanggal (9/4/2004) penghitungan suara sudah selesai," katanya. (mar/)


Berita Terkait