Di Brunei, PDIP Unggul

Di Brunei, PDIP Unggul

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2004 21:12 WIB
Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ternyata juga menduduki perolehan suara teratas di Brunei Darussalam. Di negara ini, PDIP mengantongi 640 suara dan dua kali lipat jauh dari perolehan Partai Golkar, PPP dan PKS.Demikian rilis dari Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam yang diterima detikcom, Rabu (7/4/2004) pukul 20.30 WIB. Rilis dari KBRI di Brunei sendiri ditandatangani oleh Kepala Bidang Penerangan Sosial dan Budaya M. Nazirwan Hafiz. Dari data KBRI, partai berlambang Banteng dengan Moncong Putih itu berhasil mempimpin lima besar Partai Politik dengan mengumpulkan 640 suara disusul oleh Partai Golongan Karya 384 suara, Partai Kebangkitan Bangsa 319 suara, Partai Persatuan Pembangunan 294 suara, dan Partai Keadilan Sejahtera 272 suara. Pemungutan suara telah berlangsung di 10 TPS di Kedutaan Besar Republik Indonesia-Brunei. Selain itu, warga Indonesia yang tinggal jauh dari Ibu Negara Bandar Seri Begawan seperti di daerah Tutong, Seria, Lumut, Kuala Belait dan Temburong telah memberikan suaranya melalui pos. Pemilih yang terdaftar berjumlah 6.819 orang, namun yang memberikan suaranya baik dengan cara mencoblos di TPS di Kedutaan Besar, maupun dengan cara melalui pos adalah 2570 orang atau sama dengan 37,68 % daripada jumlah pemilih yang terdaftar. Para pemilih di Brunei terdiri dari masyarakat yang bekerja sebagai dosen di perguruan tinggi, guru, pengusaha, para pekerja swasta, dan bagian terbesar adalah yang bekerja di pabrik-pabrik serta di sektor informal.Dubes RI untuk Brunei Darussalam Yusbar Djamil mengatakan, para pemilih telah mendatangi TPS di Kedutaan Besar Indonesia yang dibuka sejak pukul 8 pagi hingga 6 petang denganpenuh kesadaran dan antusias serta semangat yang tinggi untuk memberikan suara bagi Partai Politik yang menjadi favoritnya. Pemilihan berlangsung tertib, lancar dan aman.Yusbar juga mengatakan, komposisi Partai Politik pemenang pemilu di negara itu tidak banyak berubah dibanding pemilu 1999. PDI-P tetap pada urutan pertama, Golkar pada urutan kedua, PKB pada urutan ketiga. Kedudukan Partai Amanah Nasional di urutan keempat pada tahun lalu, tahun ini digantikan oleh Partai Persatuan Pembangunan. Satu hal yang terlihat cukup menonjol adalah prestasi partai pendatang Baru yaitu Partai Demokrat yang berhasil menempati urutan kedelapan mengungguli saingannya yaitu Partai Bulan Bintang dan Partai Nahdlatul Ummah Indonesia. Fenomena lainnya adalah prestasi Partai Keadilan Sejahtera yang berhasil masuk ke urutan kelima mengalahkan perolehan suara partai besar lainnya yaitu Partai Persatuan Pembangunan. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads