Syafii Maarif: KPK Harus Punya Nyali Besar

HUT ke-6 KPK

Syafii Maarif: KPK Harus Punya Nyali Besar

- detikNews
Selasa, 29 Des 2009 10:41 WIB
Syafii Maarif: KPK Harus Punya Nyali Besar
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus bernyali besar dalam menjalankan tugasnya memberantas korupsi. Nasihat ini dilontarkan oleh salah satu tokoh nasional yang diundang dalam acara Refleksi Ulang Tahun KPK ke-6 yang jatuh pada hari ini.

"KPK harus punya nyali, jangan kecil, harus besar. Sekarang harapannya tinggal KPK karena polisi begitu dan Kejaksaan juga begitu, yang tinggal cuma KPK. Kalau KPK kehilangan nyali, selesai sudah Republik ini," ujar mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (29/12/2009).

Selain Syafii yang mengenakan baju batik coklat lengan panjang, di Gedung KPK telah hadir pula sejumlah tokoh lain yang datang untuk memberi saran dan juga semangat bagi KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tokoh-tokoh itu antara lain, budayawan Frans Magnis Suseno, dekan FE UI Firmanzah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan, Wakil Ketua PBNU Masdar F Mas'udi, serta sejumlah tokoh media dan tokoh lintas agama lainnya.

Di hari jadinya yang ke-6, KPK tidak ingin menggelar acara hingar bingar untuk merayakannya. Lembaga antikorupsi ini hanya mengundang sejumlah tokoh nasional untuk memberi saran dan kritik terhadap kinerja mereka selama ini.

KPK lahir pada tanggal 29 Desember 2003 lewat perjuangan yang panjang. Sebelum menempati gedung di daerah Kuningan, KPK berkantor di Jl Veteran III, Jakarta Pusat.

Kini sudah ada 2 periode kepengurusan pimpinan di KPK. Periode pertama dipimpin oleh Taufiqurrahman Ruki dan kedua oleh Antasari Azhar.

Antasari kemudian tersangkut masalah pidana dugaan pembunuhan. Sehingga ketua KPK kini diganti sementara oleh Tumpak H Panggabean sebelum dilakukan pemilihan ketua baru.
(nvc/nrl)


Berita Terkait