Penerbangan di Amerika Serikat dan Eropa sangat sibuk. Selain lantaran karena musim liburan, kesibukan ini juga disebabkan karena bertambahnya waktu pemeriksaan di bandara.
Bandara Schiphol, Amsterdam, adalah salah satu bandara yang menerapkan sistem pengamanan yang ketat tersebut. Pengawasan terhadap orang dan barang yang masuk ke pesawat makin diperketat menyusul ditangkapnya pemuda asal Nigeria yang ditangkap atas upaya peledakan pesawat Northwest/Delta Airlines.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak maskapai mengatakan, penumpang harus tetap duduk selama satu jam terakhir perjalanan, tanpa akses ke kamar mandi.
Hal tersebut dilakukan menyusul Amerika Serikat meminta maskapai penerbangan di seluruh dunia untuk memperketat keamanan dan meminta melakukan penyaringan ekstra ketat serta membatasi bagasi.
Tetapi International Air Transport Association (IATA) meminta para pejabat untuk bersikap fleksibel dalam menerapkan aturan baru.
"Dalam jangka sangat pendek, kita memahami perlunya tindakan keamanan darurat. Tapi Kami berharap para penguasa akan menyesuaikan prosedur tergantung pada risiko," kata juru bicara IATA Steve Lott seperti dilansir AFP, Selasa (29/12/2009).
Salah seorang warga AS, Dino Melchior (50), terjebak di Chicago beserta orangtua dan dua anak setelah penerbangan dari Toronto tertunda dua jam karena keamanan di bandara tersebut diperketat.
Namun wartawan AFP yang melakukan penerbangan dari New Orleans ke Paris melalui bandara Dulles Washington, mengatakan pengamanan di sana tidak terlalu ketat.
Di London, British Airways mengatakan penumpang akan menjalani pemeriksaan tambahan dan hanya boleh membawa satu item tas tangan.
Sementara penumpang di Bandara Heathrow London menerima saja prosedur pengamanan yang makin ketat ini. "Aku tidak khawatir sama sekali," kata Mary Lecarpentier, yang sedang melakukan perjalanan ke New York untuk merayakan Tahun Baru.
"Kadang-kadang ada penundaan dan Anda hanya berurusan dengan mereka, tetapi kami tidak mengalami apapun."
Pihak berwenang di Jerman mengatakan mereka meningkatkan keamanan, terutama di Frankfurt.
Di Asia, Singapore Airlines memberlakukan pengawasan tambahan untuk penerbangan ke Amerika Serikat. Sementara penumpang yang akan bepergian dari Australia ke Amerika Serikat juga menghadapi perlakuan yang sama. (anw/mei)











































