Kepala Bagian Humas Pemkab Langkat Syahrizal mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap para korban yang berada di rumah sakit. Segala kebutuhan medis akan ditanggung pemkab sebagai bentuk simpati.
"Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan simpati Pemkab Langkat kepada para korban," sebut Syahrizal kepada wartawan di Langkat, Senin (28/12/2008) malam.
Data yang diperoleh menyebutkan, para korban runtuhnya Gedung Nasional Langkat di Tanjung Pura, Langkat, sekitar 60 kilometer dari Medan, seluruhnya dirawat di RSU Tanjung Pura, Jl Chairil Anwar, Tanjung Pura.
Para korban umumnya menderita luka pada bagian kepala karena tertimpa genteng maupun rangka kayu plafon bangunan yang runtuh sekitar pukul 21.00 WIB, Senin (28/12/2009) tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.
(rul/anw)











































