"Jadi nenek mencuri biji kakao untuk apa?" tanya Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali kepada Nenek Minah.
"Buat bibit," timpal Minah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi karena nenek mencuri biji kakao untuk bibit, maka Kompak yang diwakilkan oleh Pak 'SBY' akan memberikan 5 bibit kakao untuk nenek," kata Effendi.
"Karena presiden asli tidak bisa memberi bibit, terimalah hadiah ini dari presiden bodongan," kelakar Butet.
Gelak tawa pun kembali membahana di ruangan tersebut. Minah adalah terdakwa kasus pencurian 3 biji kakao di Purwokerto, Jawa Tengah. Minah menjalani hukuman percobaan 1 bulan 15 hari.
(mei/anw)











































