Keterangan diperoleh menyebutkan, atap tersebut runtuh sekitar pukul 21.00 WIB. Masih belum diketahui penyebab runtuhnya atap tersebut runtuh, namun diperkirakan karena rangkaian kayu di bagian plafon mengalami kerusakan.
Banyaknya korban yang luka dalam kejadian ini karena pada saat kejadian, sedang berlangsung kegiatan Festival Lagu Daerah VI dan Pameran Kebudayaaan se-Kabupaten Langkat yang baru dibuka siang tadi. Para korban umumnya penonton maupun peserta kegiatan.
Kepala Bagian Humas Langkat Syahrizal menyatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab runtuhnya plafon dan atap gedung tersebut. Dikatakannya, gedung tersebut terakhir kali dirawat pada tahun 2008, namun sebatas pengecatan.
"Penyelidikan masih dilakukan. Kita belum mendapat kepastian apa penyebabnya," kata Syahrizal. (rul/anw)











































