Penghitungan Suara di Kecamatan Mengkhawatirkan

Penghitungan Suara di Kecamatan Mengkhawatirkan

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2004 17:03 WIB
Jakarta - Perhitungan suara Pemilu 2004 di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dikhawatirkan terjadi kecurangan atau pun kesalahan. Pasalnya, proses pengitungan dalam tingkatan ini tidak cukup terpantau oleh saksi maupun para pemantau pemilu."Kesalahan atau kecurangan dalam perhitungan suara di tingkatan ini sangat berpeluang namun akan sulit dideteksi bila tidak ada pengawasan atau pun pemantauan yang efektif," ujar Wakil Direktur Cetro (Centre for Electoral Reform), Hadar N Gumay, dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jl.Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2004).Cetro juga menilai dalam pelaksanaan pemilu legislatif kali ini masih banyak permasalahan yang harus diperbaiki menjelang persiapan pemilu presiden. Dalam pantauan Cetro di Jakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Timur dam Kalimantan Selatan, terlihat bahwa kerahasian pemilih tidak terjamin dengan kecilnya bilik suara. "Dari 1.801 TPS, setidaknya para pemantau menemukan kerahasiaan dalam menyalurkan hak pilih tidak terjamin di 16 persen TPS," tegasnya.Angka 20% pemilih terdaftar yang tidak menyalurkan hak pilih, menurut Gumay, sudah merupakan kondisi yang mencemaskan. "Angka ini hampir dua kali lebih tinggi dari pemilu 1999. Dan besarnya jumlah pemilih yang tidak terdaftar maupun tidak mendapatkan kartu pemilih sebenarnya juga merupakan pengingkaran terhadap hak warga negara untuk memberikan suara," urainya.Cetro juga menemukan ada sejumlah pemilih yang tidak terdaftar diperbolehkan mencoblos. "Kami khawatir ini dapat disalahgunakan utuk menguntungkan parpol atupun caleg tertentu," kata Gumay.Selain itu, pihaknya juga menilai bahwa akses bagi penyandang cacat untuk menyalurkan hak pilih juga kurang terpenuhi. Sekitar 31 persen dari TPS yang dipantau ternyata tidak menjamin akses bagi penyandang cacat. "Dan ini menunjukkan hak pemilih penyandang cacat didiskriminasikan," tukasnya.Cetro juga mengimbau agar semua pihak tidak terburu-buru untuk menyimpulkan dan memberi penilaian terhadap hasil Pemilu 2004 ini. "Kesimpulan dan penilaian yang terlalu dini akan masih dapat berpengaruh terhadap proses yang terjadi," demikian Hadar Gumay. (nrl/)


Berita Terkait