8 Perusahaan Bus Feeder Terancam Putus Kontrak

8 Perusahaan Bus Feeder Terancam Putus Kontrak

- detikNews
Rabu, 07 Apr 2004 15:01 WIB
Jakarta - Badan Pengelola (BP) Transjakarta akan memutus kontrak dengan 8 perusahaan feeder busway jika setelah dievaluasi dalam 6 bulan mereka tidak memberikan pelayanan dengan baik."Kita sudah imbau dia untuk meningkatkan pelayanan. Setelah 6 bulan kita lihat bagaimana hasilnya, kalau masih tidak bagus, kontrak kita putus."Demikian tegas Kepala BP Transjakarta Irzal Djamal dalam jumpa pers di Balai Kota jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2004).Diakui dia, hingga kini pelayanan feeder tidak memuaskan. "Ternyata pelayanan mereka masih juga tidak bagus. Banyak laporan yang masuk ke saya, tiket feeder banyak yang ditolak oleh kondektur bus feeder," ujarnya.Menurut Irzal, untuk mengatasi masalah ini, warga yang tiketnya ditolak dapat mengembalikan ke loket busway dan akan mendapat ganti uang.Sedangkan banyaknya kondektur bus feeder yang menolak menerima tiket feeder, dia menilai karena masih dipakainya sistem target setoran."Kondektur masih enggan menerima pembayaran dalam bentuk karcis karena sistem target setoran yang berlaku. Mereka biasanya terima duit, sekarang terima karcis," kata Irzal.Sekadar tahu, 8 perusahaan bus feeder yang dimaksud antara lain Bianglala, Steady Safe, Mayasari Bhakti, PPD, Metro Mini, dan Kopaja. (sss/)



Berita Terkait