Kalau Memang Buku George Salah, Kenapa Takut?

Membongkar Gurita Cikeas

Kalau Memang Buku George Salah, Kenapa Takut?

- detikNews
Senin, 28 Des 2009 13:51 WIB
Kalau Memang Buku George Salah, Kenapa Takut?
Jakarta - Politisi PPP Lukman Hakiem menilai Cikeas dan pendukungnya tak perlu reaktif menyikapi buku Membongkar Gurita Cikeas karya akademisi George Junus Aditjondro. Jika memang data di buku itu salah, Cikeas tenang-tenang saja.

"Jangan sedikit-sedikit gugat. Biarkan ini buku beredar. Buku itu kan karya ilmiah, hasil kerja otak. Kalau tidak setuju, jawab dengan kerja otak pula. Jangan kayak infotainmentlah. Lagian, kalau memang benar, tidak ada masalah, kenapa takut?" kata Lukman kepada wartawan di Jakarta, Senin (28/12/2009).

Menurut salah satu wakil ketua Dewan Pakar DPP PPP ini, sebaiknya pendukung SBY tenang menyikapi dan tidak menjadikan maslah ini sebagai polemik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu terlalu defensif dan reaktif, kayak kasus infotainment dalam kasus Luna Maya. Cara paling sehat ya tulis buku, di mana kesalahannya? Yang tidak akurat mana? Data bohongnya mana? ungkap semua, semacam buku putih," usulnya.

Lukman menilai, jika Presiden SBY dan pendukungnya terus bersikap reaktif, justru akan memancing opini publik bahwa apa yang ditulis George memang benar adanya. Karena itu, SBY dan pendukungnya diminta menyikapi kasus buku ini secara dingin dan jernih.

"Pokoknya jangan defensif dan reaktif yang berlebihan. Kalau itu terus dilakukan, jangan-jangan memang ada sesuatu. Itu nanti pikiran publik yang berkembang. SBY itu didukung rakyat sampai 60 persen. Kalau dia benar, nggak ada masalah, kenapa takut? Buktikan data-data dalam buku Gurita Cikeas salah," pungkasnya.

(yid/nrl)


Berita Terkait