"Iya, nanti ada rapim pukul 13.00 WIB. Surat dari pansus angket itu salah satu dari
sekian agenda," kata Wakil ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (28/12/2009).
Nasib Imbauan Tak Jelas
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dimana, laporannya saja saya belum terima," kata Marzuki saat dikonfirmasi perkembangan nasib surat imbauan pansus Century, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/12/2009).
Sebelumnya, Marzuki juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani surat berisi imbauan nonaktif untuk Sri Mulyani dan Boediono. Marzuki menuding Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menandatangani surat tersebut, namun Pram juga membantah.
Dalam rapat pansus angket Century 17 November lalu, pansus menyepakati akan mengirimkan surat imbauan penonaktifan diri bagi pejabat negara yang diperiksa oleh pansus. Termasuk di dalamnya ada nama Sri Mulyani dan Boediono. Pansus sudah menyerahkan suratnya untuk ditandatangani Ketua DPR sebelum disampaikan kepada pihak yang diimbau.
(van/yid)










































