Pimpinan DPR Gelar Rapim Bahas Imbauan Nonaktif Pukul 13.00

Hak Angket Century

Pimpinan DPR Gelar Rapim Bahas Imbauan Nonaktif Pukul 13.00

- detikNews
Senin, 28 Des 2009 13:07 WIB
Pimpinan DPR Gelar Rapim Bahas Imbauan Nonaktif Pukul 13.00
Jakarta - Pimpinan DPR akan menggelar rapat pimpinan (Rapim) membahas imbauan pansus Century DPR soal penonaktifan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani selama mereka diperiksa. Selain agenda di atas, Rapim juga akan membahas agenda lain.

"Iya, nanti ada rapim pukul 13.00 WIB. Surat dari pansus angket itu salah satu dari
sekian agenda," kata Wakil ketua DPR Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (28/12/2009).

Nasib Imbauan Tak Jelas


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seminggu lebih sejak pansus Century mengeluarkan imbauan nonaktif untuk Sri Mulyani dan Boediono. Namun sampai saat ini nasib imbauan itu belum jelas. Ketua DPR Marzuki Alie bahkan mengaku tidak tahu di mana surat imbauan yang rencananya ditujukan kepada dua petinggi pemerintahan tersebut.

"Dimana, laporannya saja saya belum terima," kata Marzuki saat dikonfirmasi perkembangan nasib surat imbauan pansus Century, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/12/2009).

Sebelumnya, Marzuki juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani surat berisi imbauan nonaktif untuk Sri Mulyani dan Boediono. Marzuki menuding Wakil Ketua DPR Pramono Anung yang menandatangani surat tersebut, namun Pram juga membantah.

Dalam rapat pansus angket Century 17 November lalu, pansus menyepakati akan mengirimkan surat imbauan penonaktifan diri bagi pejabat negara yang diperiksa oleh pansus. Termasuk di dalamnya ada nama Sri Mulyani dan Boediono. Pansus sudah menyerahkan suratnya untuk ditandatangani Ketua DPR sebelum disampaikan kepada pihak yang diimbau.

(van/yid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini