Inu rupanya penasaran dengan buku karangan George Junus Aditjondro tersebut. Dia sampai rela datang dari Bandung ke Jakarta untuk mencari buku kontroversial itu. Sebelum ke Gunung Agung, penulis buku "IPDN Undercover" tersebut sempat mengunjungi toko buku Gramedia. Namun, dia tidak menemukan buku bersampul warna putih itu.
Di Gunung Agung, Jl Kwitang Raya, Senin (28/12/2009), Inu yang mengenakan kemeja putih itu tampak mencari-cari buku setelah 183 halaman di etalase. Karena tidak kunjung menemukan, dia bertanya kepada pelayan toko.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Inu, buku fenomena buku "Membongkar Gurita Cikeas di Balik Skandal Bank Century" mirip dengan kasus watergate di Amerika Serikat (AS). Presiden AS saat itu, Richard Nixon, harus terguling gara-gara rekaman suara.
"Kalau buku itu dilarang sangat menyesal. Kalau tidak sepakat, yang melarang bikin buku lagi. Jangan ada larang-larang," cetus mantan Caleg DPR RI itu.
Setelah 15 menit mengubek-ubek Gunung Agung, Inu kembali tak menemukan buku yang dicarinya. Dengan raut kecewa, ia meninggalkan toko buku yang lokasinya dekat dengan Tugu Tani tersebut. "Saya mau cari ke tempat lain dulu, siapa tahu masih ada," ujarnya. (asp/irw)










































