Informasi ini disampaikan oleh peneliti utama astronomi dan astrofisika Lemabaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaludin, pada detikcom, Senin (28/12/2009).
Gerhana Matahari pada 15 Januari merupakan gerhana cincin (annular), namun di Indonesia yang tampak adalah gerhana sebagian (parsial). Akibatnya hanya kawasan tertentu di Indonesia saja yang bisa menyaksikannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerhana Matahari ini terlihat pada sore hari. "Di Indonesia tergantung wilayahnya, baru ada sekitar pukul 3 - 4 sore. Di Indonesia Tengah sekitar pukul 4 hingga 5 sore," terang Thomas.
Penampakan gerhana Matahari di masing-masing wilayah Indonesia juga berbeda-beda. Di Jawa penampakan hanya mencapai sekitar 10 persen, di Kalimantan sekitar 5-20 persen, di Sulawesi hanya 0-7 persen.
"Sumatera mencapai 10-60 persen, yang paling baik di Aceh sekitar 60 persen," tutupnya.
(ddt/nrl)











































