"Dalam pemahaman akademis memang kekuatannya itu tidak terlalu berbobot," ujar Amien Rais saat ditemui di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Selatan, Minggu (28/12/2009) malam.
Amien menerangkan, kelemahan buku tersebut karena mengambil data dari sumber sekunder, yang berasal dari internet, jurnal, koran dan majalah, yang kemudian digabungkan tanpa ada penelitian yang dilakukan oleh penulis. Meski buku tersebut berasal dari data sekunder, Amien meyakini kevalidan data yang disampaikan oleh penulis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amien menambahkan, untuk menghindari polemik di tengah masyarakat maka sebaiknya dibuatkan forum terbuka bagi penulis dan juga pihak yang disebutkan namanya dalam buku tersebut, dan hasilnya diserahkan kepada masyarakat untuk menilai. Meski demikian, Amien meminta agar masyarakat dapat menelaah isi buku dengan baik karena data yang disampaikan merupakan data yang hanya sepihak saja.
"Kita dapat informasi yang masih sepihak. Karena itu, tidak usah buru-buru mengambil kesimpulan, karena kita masih tunggu pihak yang lain," tandas pria yang mengaku hanya butuh waktu dua jam untuk menyelesaikan membaca buku kontroversial tersebut.
(ddt/ape)











































