Berdasarkan pantauan detikcom, buku setebal 183 halaman tersebut baru beredar di toko buku besar seperti Gramedia. Namun di tiga tempat toko buku tersebut yakni di Jalan Sudirman, Ambarrukmo Plaza (Amplaz) dan Malioboro Mal, Minggu (27/12/2009), buku itu sudah tidak ditemukan di tempat memajang buku-buku baru.
Sedang di toko buku lainnya seperti Toga Mas, Social Agency, Shopping Center dan kios buku Terban tidak ditemukan. Di toko-toko buku tersebut memang belum didistribusikan oleh pihak distributor buku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buku ini menjadi kontroversi sebab menguliti 'borok' Cikeas. Dalam salah satu bab, Aditjondro menyebutkan keterlibatan SBY dan keluarganya dalam kasus Century.
Presiden SBY prihatin dengan terbitnya buku yang isinya menyudutkan keluarganya itu. Juru bicara Presiden SBY Julian Aldrin Pasha mengatakan ada fakta yang tidak akurat. Saat ini, pihak SBY sedang mempelajari isi buku tersebut. Belum ada rencana gugatan maupun melarang penjualan buku itu.
(bgs/iy)











































