"Saya rasa kalau orang dalam itu tidak (terlibat). Setahu saya mereka itu orang-orang yang baik-baik," kata Syafii pada detikcom, Minggu (27/12/2009).
Syafii semakin yakin orang dalam tidak tersangkut dalam perampokkan karena saat peristiwa tersebut terjadi, kantor dalam keadaan kosong. "Yang biasa menunggu kantor itu sedang ke Bogor," ujarnya.
Pembobolan uang sebesar Rp 2 juta dan AUD 500 (sebelumnya ditulis US$ 5000) yang berada di dalam brankas itu dinilai Syafii murni kriminal dan tidak bermotif lain.
"Saya rasa iya (kriminal). Untungnya polisi bergerak cepat sekali, mereka bagus. Malamnya mereka sudah bergerak dan brankasnya juga sudah ketemu. Sekarang hanya komputer yang harus dicari," jelasnya.
(amd/iy)











































