"Kita berharap mereka nyadar," tegas pemilik kontrakan Edy saat ditemui di Jl SMP
Segar RT 003/001, Depok, Sabtu (26/12/2009).
Dadan-Yanti kabur begitu saja meninggalkan anak-anaknya. Entah apa persoalannya, namun mereka menghindari kejaran sebuah perusahaan PTJKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edy berharap, jika tak sanggup, supaya Dadan-Yanti mau menyerahkan tanggungan keempat anaknya kepada Dinsos Depok. "Ikhlasin saja, kasian si Windy, umur 8 tahun tapi belum sekolah. Seharusnya kan kelas 2 dia sekarang," tutup Edy.
(mok/mad)











































