"Ketika Gereja stasi Albertus yang sedang dibangun, pada malam hari raya Muharam atau 1 syuro atau malam tanggal 18 Desember didatangi ratusan orang yang tidak bertanggungjawab merusak Gereja yang sedang dalam proses pembangunan,"
Hal ini disampaikan Yulius saat membacakan misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Jumat (25/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baik kepada semua orang, pesan Natal itu tidak lain kecuali pesan sikap pluralis yang sedang kita bangun bersama," jelasnya.
Yulius berharap keanekaragaman Indonesia tidak ternodai oleh aksi seperti itu lagi. Uskup menanamkan semangat kebersamaan umatnya untuk menjaga Bhineka Tunggal Ika.
"Meski kita berbeda agama, suku, dan ras, kita sama-sama diciptakan Allah yang mengasihi kita semua dan baik kepada semua," papar Uskup Agung.
"Mari kita wartakan pesan Natal, Allah baik kepada semua orang, mari kita juga baik kepada semua saja," tutupnya.
(van/rdf)











































