Polri: OPM Penculik Anggota Polisi & Panwaslu di Merauke

Polri: OPM Penculik Anggota Polisi & Panwaslu di Merauke

- detikNews
Selasa, 06 Apr 2004 21:10 WIB
Jakarta - Polri memastikan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai pelaku penyerangan dan penculikan terhadap anggota polisi dan Panwaslu yang sedang membawa logistik Pemilu di Merauke.Sudah dipastikan pelakunya OPM? "Ya OPM, tapi bukan dari daerah itu (lokasi kejadian), beda, masih dalam penyelidikan. Yang dari situ kan daerah pantai. Kita belum tahu detilnya. Motifnya juga belum tahu."Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Basyir Ahmad Barmawi usai mengikuti teleconference bersama 30 Polda tentang evaluasi pemantauan kegiatan Pemilu di Mabes Polri Jakarta, Selasa (6/4/2004).Seperti diberitakan, saat mengawal surat suara di Bagondini kabupaten Merauke Papua dengan menggunakan speed boat, anggota polisi dan Panwaslu tiba-tiba diserang sekelompok orang dengan menggunakan anak panah. Seorang polisi dikabarkan tewas kena panah.Menambahkan keterangan Basyir, Wakadivhumas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko mengatakan, pada Senin 5 April pukul 14.30 WIB, polisi membebaskan 10 orang, termasuk salah satunya adalah Asradikani anggota Panwaslu yang sebelumnya diculik."Sedangkan anggota polisi bernama Brigadir Anwar MZ yang kemarin juga diculik hingga kini belum ditemukan," katanya.Dituturkan Soenarko, pembebasan sepuluh orang tersebut dilakukan di daerah distrik Okaba Merauke. Pembebasan itu dipimpin langsung Kapolres Merauke AKBP Hendrian Muntazar. Namun dia tidak bisa menjelaskan siapakah 9 orang lainnya. Apakah mereka termasuk anggota yang membawa distribusi logistik saat itu atau bukan."Menurut saksi mata bernama Makmur Mamin, pada saat kejadian Sabtu 3 April 2004, para penculik hanya membawa dua orang, yakni Asradikani dan Brigadir Anwar MZ. Jadi belum diketahui 9 orang yang dimaksud dari mana," kata Soenarko. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini