menyajikan keunikan adalah pantai Lovina, yang terkenal dengan atraksi
lumba-lumba.
Pantai Lovina, sebuah kawasan di Bali bagian utara, tepatnya di Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Jarak yang mesti ditempuh sekitar 100 km dari Denpasar atau 3 jam perjalanan.
Wisata Lovina mulai kian dikenal wisatawan mancanegara dan domestik pada program pemerintah Visit Indonesia Year 1991. Namun, setelah gaungnya meredup, denyut nadi wisata Lovina juga ikut meredup.
Lovina sebetulnya menyajikan wisata yang unik dibandingkan dengan kawasan wisata di Bali Selatan karena memiliki wisata lumba-lumba. Wisata ini mulai dikelola oleh penduduk setempat sejak tahun 1976-an. Saat itu adalah awal nelayan-nelayan di perairan Lovina penyewaan perahu untuk menyaksikan lumba-lumba.
Untuk bisa menikmati atraksi lumba-lumba, wisatawan mesti menginap di Lovina. Harga hotel yang ditawarkan lebih murah dari Kuta dan Sanur.
Melihat aksi lucu lumba-lumba mulai pagi hari. Ikan berbadan hitam serta putih pada bagian perutnya ini akan muncul bermain ke permukaan mulai pukul 06.00-08.00 Wita.
Saat suasana masih remang-remang, wisatawan mulai menyerbu pantai berpasir hitam itu. Wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Lovina mesti bangun pagi buta sekitar pukul 05.00 Wita.
Wisatawan menyewa perahu motor berkapasitas lima orang yang ditawarkan para nelayan. Perjalanan lebih dari satu kilometer ke tengah laut. Di tengah perairan biru yang tenang, wisatawan disuguhi atraksi alami puluhan dari ratusan ekor ikan lumba-lumba yang hidup di habitatnya ini.
Wisatawan bisa mengabadikan aktraksi lumba-lumba diperairan bebas. Perahu motor nelayan selalu setia mendekati kawanan lumba-lumba. Sesaat sebelum mendekat, perahu motor dimatikan agar lumba-lumba tidak merasa terganggu. Dalam suasana sunyi itu, wisatawan dapat menyaksikan aksi lumba-lumba dengan lebih nyaman. Kawanan lumba-lumba ini mulai menghilang setelah matahari terik.
Lovina juga menawarkan daya tarik, yaitu keheningan. Wisatawan tak harus
berdesak-desakan, kemacetan serta kebisingan.
Selain Lovina, wisata yang dapat dinikmati di bekas Ibukota Sunda Kecil ini yaitu air terjun Gitgit, air terjun Munduk serta danau kembar Tambilngan dan Buyan.
(gds/anw)











































